TeknoLimit.Id – Manchester City berada dalam posisi sulit di Liga Champions setelah kalah 0-3 dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Keputusan taktik Pep Guardiola kembali menjadi sorotan setelah timnya kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.
Madrid tampil sangat efektif, terutama melalui aksi gemilang Fede Valverde yang mencetak tiga gol pada babak pertama. Performa luar biasa gelandang Uruguay tersebut membuat Los Blancos unggul jauh sebelum turun minum.
City sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Jeremy Doku beberapa kali memberi ancaman dari sisi kiri dan sempat membuat lini pertahanan Madrid kerepotan. Namun situasi berubah cepat ketika Madrid mencetak dua gol dalam rentang tujuh menit yang mengubah jalannya laga.
Gol pertama bermula dari umpan panjang Thibaut Courtois yang gagal diantisipasi Nico O’Reilly. Kesempatan itu dimanfaatkan Valverde yang berlari menuju kotak penalti. Kiper Gianluigi Donnarumma mencoba keluar dari sarangnya, tetapi Valverde dengan tenang mengontrol bola dan memasukkannya ke gawang kosong.
Gol kedua Madrid hadir setelah kerja sama apik di sisi kiri oleh Vinicius Jr. Umpannya sempat mengenai Ruben Dias dan jatuh tepat di kaki Valverde yang langsung melepaskan tembakan rendah yang tidak mampu dihentikan Donnarumma.
Penderitaan City semakin lengkap menjelang akhir babak pertama. Valverde menuntaskan hat-trick setelah mengangkat bola melewati Marc Guehi sebelum menaklukkan Donnarumma. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan nyaman bagi Real Madrid.
Di babak kedua, Guardiola mencoba mengubah situasi dengan memasukkan Tijjani Reijnders menggantikan Savinho. Namun perubahan tersebut tidak memberikan dampak besar.
Madrid bahkan hampir memperlebar keunggulan ketika Vinicius mendapatkan penalti setelah dilanggar Donnarumma. Namun kiper Italia itu berhasil menebus kesalahannya dengan menepis tendangan penalti sang pemain Brasil.
Guardiola kemudian mencoba menambah daya serang dengan memasukkan Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, dan Omar Marmoush. Meski demikian, pertahanan Madrid tetap solid hingga akhir pertandingan.
Peluang terbaik City di penghujung laga datang dari O’Reilly, tetapi Courtois kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting. Kekalahan ini membuat peluang City untuk lolos ke babak berikutnya menjadi sangat tipis saat mereka harus menjalani leg kedua di Etihad Stadium.
Penilaian Pemain Manchester City
Kiper dan Pertahanan
Gianluigi Donnarumma (5/10)
Kurang tepat saat keluar dari gawang pada gol pertama, namun berhasil menebus kesalahan dengan menggagalkan penalti Vinicius di babak kedua.
Abdukodir Khusanov (4/10)
Sering kesulitan menghadapi pergerakan Vinicius dan terlihat belum nyaman bermain di posisi bek kanan.
Ruben Dias (6/10)
Sedikit tidak beruntung pada gol kedua Madrid, namun masih sempat melakukan tekel penting untuk menghentikan Vinicius.
Marc Guehi (5/10)
Menjalani debut Liga Champions yang sulit. Tidak mampu menghentikan Valverde pada gol ketiga.
Nico O’Reilly (4/10)
Mengalami malam yang berat di lini belakang. Kesalahan posisi membuatnya kesulitan menghadapi Valverde.
Lini Tengah
Rodri (6/10)
Tidak tampil seefektif biasanya. Lini tengah City kalah jumlah dan sering ditekan pemain Madrid.
Bernardo Silva (5/10)
Memiliki satu peluang melalui tendangan voli, tetapi kontribusinya secara keseluruhan kurang terlihat.
Lini Serang
Savinho (4/10)
Kesulitan menembus pertahanan yang dijaga ketat dan akhirnya diganti pada babak pertama.
Antoine Semenyo (5/10)
Debut di Liga Champions terasa berat baginya. Sempat menciptakan satu peluang sebelum ditarik keluar.
Jeremy Doku (6/10)
Aktif pada awal pertandingan, tetapi kemudian berhasil dikendalikan oleh pertahanan Madrid.
Erling Haaland (5/10)
Minim suplai bola sepanjang laga sehingga sulit memberikan pengaruh bagi lini serang City.











