Pengakuan Xavi: Barcelona Pernah Menghalangi Transfer Martin Zubimendi dan Gagal Memulangkan Lionel Messi

Pengakuan Xavi: Barcelona Pernah Menghalangi Transfer Martin Zubimendi dan Gagal Memulangkan Lionel Messi
Pengakuan Xavi: Barcelona Pernah Menghalangi Transfer Martin Zubimendi dan Gagal Memulangkan Lionel Messi

TeknoLimit.Id – Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernández, mengungkap cerita di balik layar selama masa kepelatihannya di klub Catalan tersebut. Dalam sebuah wawancara, legenda sepak bola Spanyol itu mengaku pernah mengusulkan perekrutan gelandang bertahan yang kini bermain untuk Arsenal, Martin Zubimendi. Namun menurutnya, usulan tersebut tidak disetujui oleh manajemen klub.

Zubimendi Dipandang Sebagai Penerus Busquets

Xavi menilai Zubimendi sebagai sosok ideal untuk menggantikan peran Sergio Busquets di lini tengah. Saat itu, Zubimendi masih bermain untuk Real Sociedad dan tampil konsisten sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di La Liga.

Pemain tersebut memiliki catatan prestasi yang cukup impresif. Ia membantu tim nasional Spanyol meraih gelar Euro 2024 serta memenangkan UEFA Nations League 2023. Selain itu, Zubimendi juga pernah meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 dan memenangkan Copa del Rey 2020 bersama Real Sociedad.

Meski demikian, Xavi menyebut manajemen Barcelona menolak rencana transfer tersebut karena kondisi finansial klub yang saat itu sedang berada dalam pengawasan ketat.

Ketegangan Internal di Barcelona

Dalam penjelasannya, Xavi juga menyinggung hubungan profesionalnya dengan presiden klub, Joan Laporta. Ia mengaku awalnya kembali ke Barcelona untuk membantu klub keluar dari masa sulit, tetapi seiring waktu ia merasa harapannya terhadap manajemen semakin menurun.

Xavi mengatakan bahwa selama masa jabatannya, ia dan staf pelatih selalu melakukan evaluasi dan mengakui kesalahan yang terjadi. Namun menurutnya, terdapat perbedaan besar antara visi olahraga yang ia inginkan dengan keputusan yang diambil oleh pihak klub.

Ia bahkan merasa perlu menjelaskan situasi sebenarnya karena menurutnya banyak cerita yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi di dalam klub.

Rencana Kepulangan Lionel Messi yang Gagal

Salah satu cerita paling menarik dari pengakuan Xavi adalah upaya untuk memulangkan kembali Lionel Messi ke Barcelona. Menurutnya, secara aspek olahraga, rencana tersebut hampir terealisasi.

Xavi mengungkap bahwa komunikasi dengan Messi dimulai pada awal tahun 2023, tidak lama setelah sang pemain menjuarai Piala Dunia 2022. Ia mengatakan Messi menunjukkan ketertarikan untuk kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Namun dalam prosesnya, pembicaraan kontrak antara manajemen klub dan keluarga Messi tidak berakhir sesuai harapan. Xavi menilai keputusan akhir yang membatalkan transfer tersebut datang dari pihak klub.

Kisah ini memperlihatkan bahwa selama masa kepelatihannya di Barcelona, Xavi harus menghadapi banyak dinamika internal. Mulai dari kebijakan finansial klub hingga perbedaan pandangan dengan manajemen mengenai arah pembangunan tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *