TeknoLimit.Id, Jakarta – Laga Finalissima 2026 antara timnas Argentina dan timnas Spanyol kemungkinan besar akan dipindahkan dari Qatar ke Eropa. Keputusan ini muncul menyusul ketidakpastian situasi di Timur Tengah setelah meningkatnya ketegangan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, menyatakan bahwa keputusan resmi terkait lokasi pertandingan diperkirakan akan diumumkan dalam 48 jam ke depan. Pertandingan ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret di Stadion Lusail, Doha.
“Sepertinya akan sangat sulit untuk memainkan pertandingan di Doha. Kami berharap keputusan final sudah tersedia dalam 48 jam. Opsi paling masuk akal adalah memindahkan laga ke Eropa, mengingat mayoritas pemain berada di sana,” ujar Louzan, dikutip dari ESPN pada Selasa.
Menurut Louzan, Eropa menjadi pilihan logis karena sebagian besar pemain dari tim nasional Spanyol maupun Argentina saat ini berkarier di klub-klub Eropa, sehingga mempermudah urusan logistik. UEFA, CONMEBOL, serta panitia lokal terus memantau perkembangan di Timur Tengah sebelum mengambil keputusan final.
Meski demikian, Louzan menekankan bahwa memindahkan Finalissima tidak bisa dilakukan sembarangan karena terkait dengan sejumlah kesepakatan komersial. “Ada banyak hal yang dipertaruhkan. Kesepakatan Finalissima ini merupakan kerja sama antara UEFA dan CONMEBOL melalui perusahaan promotor yang telah mengontrak enam pertandingan di Doha,” jelasnya.
Selain duel Spanyol vs Argentina pada 27 Maret, paket pertandingan juga mencakup:
- Mesir vs Spanyol – 30 Maret
- Arab Saudi vs Serbia – 30 Maret
- Argentina vs Qatar – 31 Maret
Louzan juga menyampaikan solidaritas kepada negara-negara di Timur Tengah yang terdampak situasi geopolitik saat ini. “Kami harus menunjukkan solidaritas kepada negara-negara seperti Qatar dan Arab Saudi. Kami memang menghadapi masalah, tetapi mereka juga mengalami hal yang sama,” tuturnya.











