TeknoLimit.Id – Partisipasi tim nasional Iran di Piala Dunia 2026 kini berada dalam ketidakpastian setelah pernyataan dari menteri olahraga negara tersebut. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dalam beberapa bulan ke depan.
Menteri olahraga Iran, Ahmad Donyamali, dalam wawancara dengan televisi pemerintah menyatakan bahwa tim nasional kemungkinan besar tidak akan berangkat ke turnamen tersebut. Pernyataan ini berkaitan dengan konflik militer yang sedang berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Sikap Tegas Pemerintah Iran
Ketegangan geopolitik meningkat setelah serangan udara yang dilaporkan terjadi pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel disebut menargetkan beberapa fasilitas militer serta nuklir di wilayah Iran. Situasi tersebut memicu krisis politik yang kini ikut mempengaruhi dunia olahraga.
Dengan Piala Dunia yang tinggal beberapa bulan lagi, kemungkinan absennya Iran menjadi isu besar bagi komunitas sepak bola internasional. Iran sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola utama di kawasan Asia.
Dalam pernyataannya, Donyamali menegaskan bahwa kondisi keamanan dan situasi politik saat ini membuat Iran sulit untuk berpartisipasi dalam turnamen yang digelar di negara yang sedang berkonflik dengan mereka.
FIFA Berupaya Menjaga Situasi Tetap Kondusif
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membahas kesiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Infantino menyatakan bahwa turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi ajang yang menyatukan berbagai negara di tengah situasi global yang penuh ketegangan. Ia juga menegaskan bahwa semua tim yang lolos kualifikasi, termasuk Iran, tetap dipersilakan untuk ikut serta.
Kekhawatiran dari Federasi Sepak Bola Iran
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, juga mempertanyakan keamanan apabila tim nasional harus bertanding di Amerika Serikat. Beberapa pertandingan dalam jadwal kompetisi memang direncanakan berlangsung di kota-kota seperti Los Angeles dan Seattle.
Taj menilai situasi politik saat ini menimbulkan keraguan terkait keselamatan tim dan ofisial jika mereka harus bermain di wilayah yang dianggap tidak bersahabat.
Jadwal Piala Dunia Tetap Berjalan
Di sisi lain, FIFA menegaskan bahwa persiapan Piala Dunia 2026 terus berjalan sesuai jadwal. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara peserta.
Jika Iran memutuskan mundur dari kompetisi, maka FIFA kemungkinan harus melakukan penyesuaian pada susunan grup yang sudah ditetapkan. Hal ini tentu akan menjadi tantangan besar mengingat turnamen dijadwalkan mulai pada 11 Juni 2026.
Untuk saat ini, dunia sepak bola masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah Iran mengenai apakah tim nasional mereka akan tetap berpartisipasi atau tidak dalam ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.











